Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Book Resume : Hukum Dakwah (Tinjauan Aspek Hukum Dalam Berdakwah di Indonesia)

Ilmu hukum dan imu dakwah merupakan dua ilmu yang berbeda. Ilmu hukum muncul dan berkembang dalam masyarakat, semat-mata karena diciptakan dan disepakati oleh manusia. Ilmu dakwah muncul dan berkembang bersumber dari wahyu allah SWT, yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dan kemudian dilaksankan dan dikembangkan oleh manusia. Hukum ada dalam masyarakat sejak manusia itu ada diatas muka bumi. Masyarakat terbentuk apabila ada dua orang atau lebih untuk hidup bersama, hukum ada diperlukan keberadaanya sejak adanya manusia itu sendiri dan paling tidak, sejak adanya dua manusia yang hidup bersama. Demikian juga dakwah ada dan diperlukan keberadaanya sejak manusia itu ada bahkan ada yang mengatakan, dakwah itu ada sejak manusia hidup di dalam syurga. ( Nabi Adam dan Hawa), dan terus berkembang hingga saat ini dimana manusia berada dimuka bumi. Antar hukum dan dakwah, secara lahiriyah nampak perkembangannya dalam masyarakat serentak, berjalan bersam-sama. Namun secara batiniyah ...

WHEN LIFE'S WAY IS SO HARD

Inikah kerangkeng manusia modern ? yang terperangkap dalam limbah modernisasi tanpa memperoleh substansinya. Saya kehilangan makna, manusia kosong, selalu resah tiap kali harus mengambil keputusan, saya tak tahu apa yang diinginkan, dan belum mampu memilih jalan hidup yang diinginkan, saya terasing. Bagaikan orang yang telah lama terkurung dalam kerangkeng. Frustasi, dan berada dalam ketidakberdayaan. Saya hampir tak mampu lagi merencanakan masa depan. Entah apakah ini skenario sosial ? agar terikat dan selalu  mengikutinya. seperti berjuang keras untuk memenuhi kebutuhanku, tapi sebenarnya saya diperbudak oleh keinginan orang lain, mengejar apa yang diharapkan oleh orang lain agar saya mengejarnya. Begitulah diriku sekarang. Melakukan sesuatu bukan karena ingin melakukannya, saya sibuk meladeni keinginan orang lain, sampai saya lupa kehendak saya sendiri. Seperti mempunyai ratusan topeng yang siap dipakai dalam berbagai event sesuai dengan skenario, dan saking seringnya mengg...

Analisis Perbandingan Mengenai Paham-paham Dalam Islam

ASY’ARIYAH DAN MATURIDIYAH Asy’ariyah   Asy’ariyah adalah sebuah paham aqidah yang dinisbatkan kepada Abu hasan Asy’ari. Aliran ini dibentuk oleh Abu al- Hasan Ali Ibn Ismail Al-asy’ari. [1] ketika mencapai usia 40 tahun, beliau mulai tidaksepaham dengan gurunya yaitu Al-Jubba’i  walaupun ia telah menganut paham mu’tazilah. Maka ia mulai membentuk aliran yang dikenal dengan namanya sendiri yaitu Asy’ariyah pada tahuun 300 H. Ketidakpuasan Al-Asy’ari terhadap aliran muktazilah antara lain adalah : 1)      Karena adanya keraguan di dalam diri asy’ari yang mendorongnya untuk keluar dari paham mu’tazilah Menurut Ahmad Mahmud Subhi, keraguan itu timbul karena ia menganut madzhab syafi’i yang mempunyai pendapat berbeda dengan aliran mu’tazilah. Misalnya syafi’i berpendapat bahwa Al-Qur’an itu tidak diciptakan, melainkan bersifat qadim dan dapat dilihat di akhirat nanti. Sedangkan menurut paham mu’tazilah, bahwa Al-Qur’an itu bukan qadim akan ...